Mengintip kartini dari sisi jendela
Yang tergambar perempuan tua
dan baju lusuhnya
Terlintas memundaki sekarung
Barang bekas tampa alas kaki
Apalagi kebayang dan konde
Tak ada sarung batik
Atau wangi-wangian semerbak
Mengeja huruf pun tak bisa
Apalagi menulis surat ntuk kawan
di negri seberang
Yang dia tahu
Bagaimana anak-anaknya bertahan hidup
Dan tetap bersekolah ntuk perbaikan nasib
Yang dia tulis
Hanyalah ceriat air mata dan tetesan
keringat
Serta tentang rindu dan harapan yang
terbelah
Yang mungkin tak terkenang
Bahkan Barang sejenak......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar